IMYEP 2015: Sapitra

11705273_904009452992770_7506541986862041664_nIndonesia Malaysia Youth Exchange Program (IMYEP) pada tahun 2015 yang lalu juga diikuti oleh satu orang pemuda hebat asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, yaitu Sapitra. Lahir di Puput, 30 Desember 1991, alumni jurusan Pendidikan Bahasa Inggris STAIN SAS Bangka Belitung ini mengikuti program IMYEP bersama 19 orang pemudi-pemudi hebat lainnya dari seluruh penjuru Indonesia. Anak bungsu dari 6 bersaudara ini lahir dikeluarga sederhana dan sudah menjadi yatim sejak duduk di bangku SMA. Kegigihannya untuk kuliah dengan biaya sendiri berhasil dilakukannya dengan cara ngelimbang, siaran radio, guru honorer sampai menjadi pramuwisata di Bangka. Kerja kerasnya berhasil mengantarkannya menjadi Bujang Persahabatan Kota Pangkalpinang 2012, finalis Duta Bahasa dan Lingkungan Hidup dan menyabet gelar Penyiar Terbaik tahun 2015 dari RRI Sungailiat. Sapitra sudah beberapa kali mewakili Bangka Belitung di tingkat nasional, baik pada lomba debat bahasa Inggris maupun menjadi delegasi Babel di Indonesian Culture and Nationalism Conference 2015 di Universitas Prasetya Mulia Jakarta. Dia juga aktif di beberapa organisasi seperti Global English Club, KNPI Bangka Tengah, BKPRMI Bangka Tengah, Daarul Mahabbah,  Himpunan Pramuwisata Babel.

11223999_1028118437199671_2061444056432087718_n

Pasca keikutsertaannya dalam program IMYEP, Sapitra melaksanakan Post Program Activity (PPA) nya yang dia beri nama Gemar-Intrik (Gerakan Mengajar Bahasa Inggris Tanpa Listrik). Kegiatan ini merupakan wujud keprihatinannya terhadap Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Desa Puput yang hingga saat ini belum mendapat aliran listrik dari PLN. Tujuannya adalah untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada para siswa secara Audio-Visual meskipun tanpa listrik.

12646969_1002087299851651_1780398390230493382_n

IMG-20170329-WA0013

Saat ini Sapitra mengabdi di daerah asalnya, yaitu Simpangkatis, dengan menjadi salah seorang Karyawan TU di SMP N 2 Simpangkatis. Selain menjadi karyawan Sapitra juga aktif menjadi Professional Guide dan Liaison Officer pada Himpunan Pramuwisata Bangka Belitung. Sapitra dapat dikontak melalui facebooknya di Sapitra Gani atau melalui IG nya @sapitragani.

SSEAYP 2015: Jefri

IMG-20151226-WA0013Pada tahun 2015 yang lalu, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung juga mengirimkan perwakilannya pada program Ship for Southeast Asia and Japanese Youth Program (SSEAYP) atau dikenal juga dengan nama program Kapal Pemuda ASEAN-Jepang. Jefri Efranda, adalah perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk program tersebut. Lahir di Kota Pangkalpinang pada 15 Juli 1992, Jepri, begitu panggilan akrabnya, adalah salah seorang pemuda yang aktif berorganisasi dan berprestasi. Pada tahun 2012 Ia terpilih sebagai Sekjend ISMAFARSI (Ikatan Senat Mahasiswa Farmasi Seluruh Indonesia) untuk periode 2012-2014. Hal tersebut merupakan salah satu pengalaman terbaik dalam hidupnya, karena ia diberikan kesempatan untuk mengikuti kegiatan kongres nasional maupun internasional dan juga mengadakan berbagai kajian isu dan audiensi ke berbagai stakeholder kefarmasian, serta program-program pengabdian masyarakat di sektor farmasi dan kesehatan. Pada tahun 2013 yang lalu, Jefri juga dipercaya untuk mewakili Indonesia sebagai Official Delegate ISMAFARSI (delegasi resmi yang mewakili mahasiswa farmasi Indonesia di General Assembly) pada 59th IPSF World Congress, di Utrecht, The Netherlands. Dengan berbagai pengalamannya tersebut, Jefri mendapatkan penghargaan sebagai Most Achievement Student of Pharmacy Best Student Award, Andalas University dan dinobatkan sebagai Bintang Aktifis Kampus Universitas Andalas pada Wisuda III tahun 2014.

IMG-20151229-WA0014

Sepulang dari program SSEAYP, Jefri bersama teman-teman sekontingennya dalam program SSEAYP 2015 yang diberi nama Garuda42, mengadakan Post Program Activity (PPA) nya di Bundaran HI Jakarta dengan mengangkat tema ‘Siap Menghadapi Bencana’ yang kemudian lebih dikenal dengan proyek iYES (Indonesian Youths 4 Environmental Issues 2 The Society). Proyek tersebut fokus untuk meningkatkan kesadaran dan kepekaan masyarakat Indonesia terhadap pentingnya mengetahui apa yang harus dilakukan ketika berhadapan dengan bencana. Pada bulan September 2016 bertepatan dengan acara GBM (Gerakan Babel Mendunia) Goes to School dimana Jefri adalah salah satu co-foundernya, mengajak siswa-siswi yang ada di SMP N 2 Simpangkatis untuk lebih peka terhadap persiapan ketika terjadi bencana, khususnya banjir, mengingat daerah Simpangkatis adalah salah satu daerah terparah yang terkena bencana banjir pada bulan Februari 2016 yang lalu. Selain itu edukasi tentang tanggap bencana ini juga Jefri sampaikan kepada masyarakat yang ada di sekitar tempat tinggalnya di Perumnas PEPABRI Temberan.

12366245_10207126423132509_3584112326385165540_n

14291653_1860876054199505_7107172203346884517_n

Pasca menyelesaikan studi Apoteker nya di Universitas Andalas, Jefri bekerja untuk salah satu perusahaan multinasional yang bergerak di bidang In-vitro Diagnostik, dan ditempatkan di Bali. Jika sahabat PCMI Bangka Belitung ingin berkenalan lebih jauh dengan Jefri, silahkan menghubunginya melalui akun Instagram @jephefrand atau kunjungi blognya di www.jefriefranda.wordpress.com.

IChYEP 2015: Fera

IMG-20170328-WA0020Ferawati adalah delegasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk program Indonesia-China Youth Exchange Program (IChYEP) 2015. Sejak di bangku kuliah Fera, begitu sapaan akrabnya, telah aktif di berbagai kegiatan dan organisasi. Kegigihannya telah membawanya memenangkan berbagai kompetisi, diantaranya menjadi Runner-Up Dayang Bangka Tengah Tahun 2014, Delegasi Bangka Belitung Untuk Indonesian Culture and Nationalism Conference 2014, dan banyak lagi prestasi lainnya.

Setelah pulang dari program IChYEP, Ferawati merintis Post Program Activity (PPA) nya yang fokus pada edukasi dengan sasaran peserta adalah para Guide yang ada di Kabupaten Bangka, khususnya dalam pembelajaran Bahasa Inggris. PPA nya tersebut diberi nama ‘English For Guide’. PPA ini Fera pilih berdasarkan observasinya terkait semakin meningkatnya minat wisatawan asing untuk berkunjung ke pulau Bangka, namun kesetersediaan jasa pemandu wisata (guide) yg mampu berbahasa Inggris sangatlah minim. Keadaan ini mendorong Fera untuk mengajarkan bahasa Inggris kepada para pemandu yg sudah sejak lama bekerja namun belum bisa menguasai bahasa tersebut. Program ini berjalan selama 3 bulan, dari Januari hingga Maret 2016. Hasil yang terlihat pasca PPA ini selesai dilaksanakan adalah sudah ada beberapa pemandu wisata yang kemampuan bahasa Inggrisnya meningkat dan menjadi pemandu turis asing. Pemandu tersebut sudah sangat percaya diri untuk berbicara dalam bahasa Inggris.

Fera telah menyelesaikan studinya dari STAIN SAS Bangka Belitung pada program studi Pendidikan Bahasa Inggris. Saat ini Ia bekerja lepas waktu, salah satunya sebagai Professional Guide. Untuk sahabat PCMI Bangka Belitung yang ingin berkomunikasi dengan Fera, dapat menghubunginya melalui akun Facebook ‘Ferawati’.

IChYEP 2015: Tyas

IMG-20170329-WA0004Rizky Astriningtias adalah perwakilan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk program Indonesia-China Youth Exchange Program (IChYEP) 2015. Pemudi yang berdomisili di Pangkalpinang ini lahir pada 20 Desember 1991. Tyas, panggilan akrabnya merupakan lulusan S1 dari University of Malaya (UM) jurusan Real Estate Management. Sejak SMA, Tyas seringkali aktif dalam kegiatan yang berhubungan dengan seni. Pada tahun 2014 ia pernah menjadi penyanyi solo di KL International Jazz Festival mewakili UM Symphony Orcherstra,  juga menjadi juara pertama Festival Seni (Feseni) di University Malaya. Ia pernah mengetuai Pameran Seni Pelajar pertama di UM yang bernama “ERTI”. Pada tahun 2011, Tyas mewakili Kota Pangkalpinang untuk menari di ajang International Cultural Festival 2011 di Fangchenggang, China. Selain dalam bidang seni, Tyas juga tergabung dalam beberapa organisasi kepemudaan seperti Gerakan Babel Mendunia, Persatuan Pelajar Indonesia University of Malaya (PPIUM), Ikatan Bujang Dayang Pangkalpinang (Ibudypa), dan lain-lain. Organisasi-organisasi ini telah membawanya pada banyak projek kemanusiaan, di antaranya Kasih Ramadhan, the Heartbeats, dan Hands for Haze.

Kecintaannya dalam dunia seni lukis dan desain, serta social-engagement program membuatnya tergerak untuk berinovasi dengan cara membuat usaha berbasis sosial yang dinamakan Cikart. Bagi Tyas, Cikart merupakan suatu momentum besar setelah keikutsertaannya dalam program Indonesia-China Youth Exchange Program (ICHYEP) tahun 2015 lalu. Menurutnya, selain banyak belajar mengenai dunia wirausaha/entrepreneurship, ICHYEP telah memberikannya peluang untuk mengenal banyak orang yang membantunya mengembangkan bisnisnya. Post Program Activity (PPA) yang ia aplikasikan pun berbasis usaha sosial/social entrepreneurship dimana keuntungan penjualan produk dialokasikan untuk pendidikan mengenai Green Lifestyle. Ringkasan mengenai PPA Tyas yang bernama Tumbler for Nature bisa dibaca di sini.

 IMG-20170329-WA0008  IMG-20170329-WA0005  IMG-20170329-WA0006

Merasa tidak memiliki banyak pengetahuan dan pengalaman soal entrepreneurship, Tyas kini menempuh pendidikan S2 dengan jurusan MSc. In Entrepreneurship, Innovation, and Management di University of Nottingham, Inggris melalui beasiswa LPDP. Jika sahabat PCMI Bangka Belitung ingin lebih banyak tau tentang Tyas, silahkan menghubunginya melalui akun Instagram @tyasrizky atau baca pengalamannya di http://buahperjalanan.blogspot.co.uk/

ICYEP 2014: Ayim

Ayim, yang bernama lengkap Primalita Putri Distina ini adalah delegasi Provinsi Kepulauan Bangka Belitung untuk program Indonesia Canada Youth Exchange Program (ICYEP) tahun 2014. Anak muda yang juga pernah terpilih sebagai Duta Bahasa tahun 2013 ini lahir di Pangkalpinang, 16 Oktober 1991. Saat ini dirinya telah menyelesaikan studi S1-nya di Fakultas Psikologi Universitas Indonesia pada tahun 2013 silamdan sedang berjuang melanjutkan mengambil program magister profesi psikologi untuk mewujudkan cita-citanya sejak kecil. Ayim yang juga suka menulis dan mendengarkan musik ini sangat merasakan manfaat dari program ICYEP yang ia ikuti karena baginya program tersebut telah memberikannya banyak sekali pengalaman dan pelajaran. Ia tak hanya bertemu dengan orang-orang  hebat tapi juga mendapatkan banyak kesempatan untuk membuka sudut pandang baru, belajar untuk mengeksplor kelebihan diri, memperbaiki kekurangan diri dan mencari insight dari setiap pengalaman yang dirasakan. Melalui program ini pula ia berkesempatan melihat dedaunan maple serta menikmati musim gugur impiannya. Jika sahabat PCMI Bangka Belitung ingin tahu lebih lanjut tentang Ayim, sahabat dapat menghubunginya melalui akun facebook Primalita Putri Distina atau melalui email primalita.putri@gmail.com

IMYEP 2014: Anisah

Anisah, atau yang lebih akrab dipanggil Icha, adalah anak muda kelahiran Tanjungpandan (Belitung), 27 Mei 1991, namun sejak duduk di bangku SMP ia sudah berdomisili di Pangkalpinang. Di tahun 2014, Icha terpilih dan mendapat kesempatan untuk mewakili Provinsi Kep. Bangka Belitung dalam program Pertukaran Pemuda Indonesia Malaysia (PPIM)/Indonesia Malaysia Youth Exchange Program (IMYEP) 2014 bersama dengan 33 pemuda-pemudi perwakilan dari seluruh Indonesia. Icha telah menyelesaikan pendidikan S1 pada tahun 2013 lalu di Universitas Negeri Jakarta khususnya di jurusan Pendidikan Geografi. Gadis yang sangat gemar traveling dan menjelajah hal-hal baru ini mengaku sangat mencintai IMYEP dan bangga menjadi salah satu dari keluarga besar IMYEP, karena baginya Program ini sangat banyak memberikan ilmu dan pengalaman yang luar biasa. Nah, jika sahabat PCMI Bangka Belitung ingin sharing dan tahu lebih banyak tentang pengalamannya di IMYEP, silahkan menghubunginya melalui akun facebook ‘Ichaa Anissah’ atau email anisah.geo087097@yahoo.com.

SSEAYP 2014: Yudi

Ship for South-East Asia Youth Program atau SSEAYP 2014 lalu juga diikuti oleh satu orang delegsi Propinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu Yudi Pranata. Dokter muda kelahiran Sungailiat, 20 Februari 1991 ini telah menyelesaikan study-nya di Fakultas Kedokteran Universitas Sriwijaya, Program Studi Pendidikan Dokter Umum dan saat ini sedang menjalankan tugas internship di Kab. Paser, Kalimantan Timur. Selain aktif sebagai dokter muda, ia juga aktif di beberapa kegiatan sosial khususnya yang berkaitan dengan kesehatan. Anak muda yang merupakan Bujang Bangka 2015 ini juga telah menyelesaikan Post Program Activity (PPA) individunya yang juga berkaitan dengan kesehatan. Untuk sahabat PCMI Bangka Belitung yang ingin berkomunikasi dengannya, dapat menghubunginya melalui akun Facebook ‘Yudi Pranata’ atau melalui pranata91@gmail.com. 

AIYEP 2014: Fajri Usman


Najmul Fajri Usman yang akrab dipanggil Fajri, merupakan pemuda kelahiran Pangkalpinang, 3 Februari 1991. Pemuda bersuara indah ini adalah pemuda yang terpilih untuk mewakili Provinsi Bangka Belitung dan bergabung bersama 17 pemuda-pemudi Indonesia lainnya untuk mengikuti program AIYEP (Australia Indonesia Youth Exchange Program) / PPIA (Pertukaran Pemuda Indonesia –Australia) periode 2014/2015. Ia juga telah merampungkan studi S1-nya di bidang Manajemen Lingkungan Hidup di University of Malaya (Malaysia) tahun 2014 lalu dan kini sedang berjuang untuk kembali mendapatkan beasiswa untuk melanjutkan pendidikannya ke jenjang yang lebih tinggi. Meskipun telah banyak pengalaman mengikuti program-program kepemudaan internasional, Fajri mengaku bahwa AIYEP merupakan program yang paling berkesan dalam hidupnya sejauh ini. Fajri sangat aktif dalam media sosial dan dapat dihubungi melalui akun facebook-nya ‘Fajri Usman’ atau melalui emailnya fajri.usman@gmail.com.

IKYEP 2014: Wira

Pada tahun 2014 yang lalu Propinsi Kepulauan Bangka Belitung diwakili oleh Wira Tri Barkah dalam program Indonesia Korea Youth Exchange Program atau yang dikenal dengan IKYEP. Anak muda yang akrab dipanggil Wira ini adalah pemuda kelahiran Tanjung Pandan, 24 Mei 1992. Ia telah merampungkan studi S1-nya di bidang Perikanan dan Ilmu Kelautan di Institut Pertanian Bogor (IPB) di penghujung tahun 2014 lalu dan kini sedang merintis karier di bidangnya serta aktif dalam Post Program Activity-nya yang berkaitan dengan perikanan. Penyuka olahraga tennis yang terlihat pendiam ini mengaku bahwa IKYEP merupakan program yang sangat berkesan karena selama program ia merasa bertemu dengan orang-orang hebat baik dari Indonesia maupun Korea Selatan. Tak hanya aktif di beberapa kegiatan, dirinya juga aktif di media sosial dan dapat dihubungi melalui akun facebook-nya ‘Wira TriBarkah’ atau melalui emailnya wiraipb47@gmail.com.

IChYEP 2013

Mira Karina lahir pada 06 Desember 1989 dari pasangan Bahran dan Marnah di sebuah desa kecil di kabupaten Bangka Barat, Terentang. Perempuan berjilbab yang biasa dipanggil Mira ini adalah lulusan program Studi Tadris Bahasa Inggris Jurusan Tarbiyah Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Syaikh Abdurrahman Siddik Bangka Belitung tahun 2012. Saat ini, ia bekerja di salah satu dinas di lingkungan Pemerintah Daerah Kabupaten Bangka Barat sebagai karyawan honorer. Selain itu, ia juga menjadi volunteer sebagai guru bahasa Inggris di sebuah pesantren baru di Bangka Barat.

Selain bekerja, Mira juga masih aktif di organisasi kepemudaan. Tangal 31 September 2013, bersama Mohammad Fadhilah, Mira mewakili Bangka Belitung untuk program Pertukaran Pemuda Indonesia-China selama sepuluh hari. Baginya program ini sangat luar biasa karena melalui program ini ia bisa menyaksikan langsung bukti peradaban China di masa lalu. Ia juga dapt menyaksikan dan belajar dari cara  masyarakat China menghargai, memaknai dan menjaga situs sejarah dan bagaimana mereka terus memperbaiki diri untuk kemajuan Bangsa.
Jika ingin terkoneksi dengan Mira ada bisa melakukan kontak melalui akun email/facebook mira.karinata@gmail.com, twitter @amirakarin dan blog di amirakarin2@blogspot.com