GEMAR INTRIK

GEMAR INTRIK atau Gerakan Mengajar Bahasa Inggris Tanpa Listrik adalah Post Program Activity alumni IMYEP 2015, Sapitra Gani.

Persiapan GEMAR INTRIK dimulai sejak November 2015 yang diawali dengan melakukan koordinasi langsung ke pihk sekolah, pendekatan dengan guru Bahasa Inggris, dan observasi secara langsung ke kelas.

Proyek ini dilaksanakan di SMPN 2 Simpang Katis, Bangka Tengah. Sekolah ini merupakan sebuah institusi pendidikan yang telah berdiri sejak tahun 2006 dan telah menorehkan berbagai prestasi hingga tingkat Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dalam berbagai event seperti Olimpiade Sains Nasional, Olimpiade Olahraga Siswa Nasional, dan Pramuka. Meskipun demikian, ada hal yang sangat memprihatinkan yang sampai hari ini masih belum teratasi yaitu ketiadaan aliran listrik dari PLN dengan alasan sekolah dibangun bukan dalam area pemukiman penduduk melainkan di area perkebunan dan bekas pertambangan. Hal inilah yang menginsprirasi Sapitra untuk melakukan proyek GEMAR INTRIK yang diharapkan menebar manfaat untuk siswa dan mengupayakan agar proyek ini mendapatkan perhatian pemerintah untuk dapat memberikan akses listrik.

GEMAR INTRIK menyasar pelajaran Bahasa Inggris dikarenakan setelah melakukan observasi, sebagian besar siswa memiliki keterbatasan pada pelajaran Bahasa Inggris serta background  akdemik Sapitra sebagai Sarjana Pendidikan Bahasa Inggris sangat mendukung hal ini . Dikarenakan seluruh media pembelajaran multimedia tidak dapat digunakan sama sekali dan bahkan beberapa media-pun rusak tanpa digunakan seperti LCD Projector, televisi, tape recorder, dan komputer., maka delegasi Bangka Belitung yang berasal dari Desa Puput, Bangka Tengah ini memeilih menggunakan pembelajaran yang komunikatif, interaktif, dan mengacu pada pembelajaran audio visual melalui media pembelajaran seperti flash card, sort cards, index cards, dan word wall  yang tidak membutuhkan daya listrik.

Pada tanggal 8 Januari 2016 GEMAR INTRIK telah resmi dilaksanakan.  Program ini dilakukan seminggu sekali setiap Jumat siang selama kurang lebih 2 jam dan akan dilakukan sampai bulan Juli mendatang. Partisipan proyek ini adalah 35 siswa yang sedang menempuh pendidikan pada tahun pertama dan kedua yang terdiri dari 85 persen siswa perempuan, dan 15 persen siswa laki-laki. Pembelajaran-pun dilakukan secara bertahap dengan materi pembelajaran yang menekankan pada nilai-nilai sosial dan cara berpikir. Dalam proyek ini para siswa tidak hanya belajar Bahasa Inggris yang dikemas secara ringan dan menarik, tetapi juga dibiasakan untuk melakukan kerja sama, pembentukan karakter dan budi pekerti mulia, sikap empati dan kesetiakawanan, persaudaraan dan  public speaking. Selain itu juga, Alumni STAIN SAS Bangka Belitung Jurusan Tadris Bahasa Inggris ini selalu memberikan motivasi dengan memberikan hadiah-hadiah kecil yang berasal dari beberapa negara seperti USA, Jepang, Malaysia, dan Tiongkok serta beberapa provinsi di Indonesia berupa gantungan kunci, alat tulis dan postcards. Alhasil, di bulan ketiga pelaksanaan GEMAR INTRIK keceriaan, kemajuan, serta perbaikan sikap dari para peserta GEMAR INTRIK mulai dapat dirasakan.

Semoga proyek ini dapat berlangsung lancar dan berkesinambungan serta menginspirasi para pendidik yang mengajar dengan fasilitas yang sangat terbatas, ya.