Finalis Seleksi PPAN 2014 Propinsi Kep. Bangka Belitung

Dear all,

Kami mohon maaf dengan adanya keterlambatan informasi tentang hasil penetapan akhir para finalis seleksi PPAN 2014 Propinsi Kep. Bangka Belitung. Berikut kami umumkan tentang nama-nama para finalis hasil seleksi online tahap 2  dan seleksi lokal DISPORA Pangkalpinang (akan diumumkan segera setelah menerima surat keputusan Dispora Kota Pangkalpinang) yang diundang untuk mengikuti seleksi tahap final dan karantina yang akan dilaksanakan pada tanggal 02 hingga 05 April 2014 di Bangka City Hotel , Jl. Aleksander, Air Itam, Pangkalpinang. 

NAMA-NAMA FINALIS (hasil seleksi online)

Pangkalpinang :
1. Najmul Fajri Usman
2. Jefri Eranda
3. Eko Apriyansyah
4. Anisah
5. Isma Zu 
Kabupaten Bangka :
1. Yudi Pranata
2. Al Fajri
3. Yusuf Setiawan Putra
4. Primalita
5. Nurul Fatia Jannah

Kabupaten Belitung :
1. Wira Tri Barkah
2. Andy Fitrianto
3. Hepiska
4. Selfia Tifani
5. Nur Indah

Kabupaten Bangka Barat :
1. Zumaro
2. Taufan Setiawan
3. Yeyen Despia

Kabupaten Bangka Tengah :
1. Sapitra
2. Kharunia Rahmah

Kabupaten Belitung Timur :
1. Anas Tinton
2. Dicky Yozar

Finalis Wild Card Laki-laki:
1. Isnanda (Pangkalpinang)
2. Yuda Saputra (Bangka)
3. Posman (Bangka)
4. Ivan Giofanni (Belitung)

Finalis Wild Card Perempuan:
1. Widya Handini (Bangka)
2. Disa Natasia (Bangka)
3. Hellisa (Belitung)

Finalis dari Dispora Pangkalpinang*
1.
2.
3.
4.
5.
6.

*To Be Announced. Masih menunggu surat keputusan DISPORA Kota Pangkalpinang

Kami juga menginformasikan kepada para peserta yang namanya tercantum pada daftar finalis diatas untuk bergabung di group facebook PPAN BABEL FINALIST 2014 terkait informasi seputar persiapan dan tugas pada tahap seleksi Final PPAN 2014 Propinsi Kep. Bangka Belitung atau menghubungi contact person panitia seleksi PPAN 2014 Propinsi Kep. Bangka Belitung (tercantum di form template Proposal PPA yang lalu). 

Komponen penilaian pada tahap final ini terdiri dari 2 hal:

Penilaian individu yang terdiri dari:
1. Wawancara Bahasa Inggris dan tes TOEFL yang diselenggarakan panitia seleksi
2. Tes tertulis pengetahuan umum dan negara tujuan program
3. Tes Kemampuan Fisik
4. Psikotes
5. Interview kepribadian dan komitmen
6. Kesenian Individu
7. Focus Group Discussion (FGD)
8. Attitude dan Manner selama seleksi, misal dari cara berpakaian, kedisiplinan dll

Penilaian kelompok yang terdiri dari :

1. Kesenian Grup
2. Photo Exibition
3. PPA (Post-Program Activity) in Group

Regards, 
PCMI Bangka Belitung

Hasil Seleksi PPAN 2014 Prop. Kep. Bangka Belitung Tahap 2: 23 Finlis, 12 Peserta Waiting List

Dear Peserta Seleksi PPAN 2014 Prop. Kep. Bangka Belitung,

Panitia Seleksi PPAN Bangka Belitung menyampaikan apresiasi sebesar-besarnya untuk pemuda pemudi Bangka Belitung yang telah mendaftar dalam seleksi PPAN 2014. Tahun ini kami bangga melakukan seleksi berkas dan proposal PPA para peserta karena selain terdapat peningkatan dari segi kuantitas, dari segi kualitas pun para pendaftar tahun ini secara umum mengalami peningkatan signifikan. Meski demikian, masih terdapat beberapa catatan yang sangat disayangkan, diantaranya adalah adanya beberapa peserta yang disinyalir menulis proposal PPA dengan menggunakan software seperti transtool, Google translate dan/atau program sejenisnya. Kami berharap di masa mendatang para peserta dapat lebih siap dalam mengikuti segala tahapan seleksi yang dilakukan. 
Setelah melalui proses screening dan scoring berkas serta reviewing dan scoring Proposal PPA yang dilakukan oleh tim penilai seleksi PPAN 2014 dan sesuai keputusan Dinas Pemuda Dan Olahraga Propinsi Kep. Bangka Belitung, maka panitia seleksi akan memilih 35 finalis yang akan diundang untuk mengikuti seleksi akhir dan karantina pada 2-5 April 2014 di Pangkalpinang. Berkaitan dengan hal ini, panitia akan menyediakan akomodasi selama kegiatan seleksi berlangsung, uang saku dan penggantian biaya transportasi dari kabupaten/kota masing-masing ke tempat seleksi di Pangkalpinang (Ibu Kota Propinsi). 
Kemudian, melalui pengumuman ini juga kami menyampaikan beberapa hal penting, yaitu:
  1. Administration Screening dan penilaian berkas dilakukan oleh tim penilai administrasi. Scoring dilakukan berdasarkan Leadership melalui riwayat ke-organisasian, Achievement melalui prestasi (Daerah =1, Nasiona l= 2, Internasional = 3) Will to get the knowledge melalui forum/seminar/workshop/voluntary/lokakarya serta Seni dan Budaya. Sementara itu, mekanisme penilaian terhadap berkas proposal PPA yang dilakukan oleh tim penilai adalah blind scoring, dimana para penilai tidak mengetahui nama peserta pemilik proposal PPA yang dinilai setelah sebelumnya tim administrasi menghapus/menghitamkan nama peserta yang tercantum pada tiap berkas proposal PPA. Hal ini dilakukan untuk menjaga objektifitas para penilai. Selain itu, metode yang digunakan untuk scoring proposal PPA mengacu pada Metode  SMART (Specific, Measurable, Action Oriented, Realistic and Relevan, Time Based).
  2. Berdasarkan hasil screening, reviewing dan scoring berkas administrasi dan proposal PPA yang telah dikirim, saat ini kami telah mengantongi daftar top 35 seleksi online yang diambil dari hasil perangkingan dan kuota dengan syarat penetapan yaitu peserta dengan skor di atas 300. Namun, berkaitan dengan beberapa kondisi yang diantaranya adanya penyesuaian kuota 5 Finalis per Kabupaten/Kota, maka kami belum dapat memastikan semua top 35 akan melaju ke babak final. Sebagai contoh, dari Kabupaten Bangka terdapat lebih dari 8 nama yang berhasil masuk top 35, sesuai dengan kuota jumlah finalis maka sebanyak 5 nama akan kami pastikan sebagai finalis sementara 3 nama lagi harus berada di daftar waiting list/Wild Card. Selain itu, DISPORA Kota Pangkalpinang yang melakukan seleksi lokal juga akan memberikan nominasi untuk finalis. Dari top 35 kami telah memilih 23 Finalis yang disesuaikan dengan kuota per Kabupaten/Kota. Sementara itu, 12 nama yang berada dalam daftar waiting list/WILD CARD harus menunggu hingga 28 Maret 2014.
  3. Pada 29 Maret 2014 akan diumumkan siapa saja dari 12 Calon Penerima Wild Card ini yang akan melaju ke tahap final. Pada tanggal yang sama pula seluruh finalis akan mendapatkan informasi mengenai seleksi tahap akhir dan karantina. 
Sekali lagi kami mengucapkan terima kasih atas partisipasi para pemuda/i Bangka Belitung yang sangat luar biasa. Kami semua berharap semoga para peserta baik yang melaju ke seleksi tahap final dan karantina ataupun peserta yang belum berhasil melaju ke tahap final dan karantina untuk tetap konsisten menjadi pemuda-pemuda yang penuh semangat, prestatif dengan karya-karya inspiratif serta senantiasa mengembangkan diri baik di bidang keilmuan, sosial kemasyarakatan, seni dan budaya serta di bidang-bidang lainnya.
Terimaksih, 
Salam
Panitia Seleksi PPAN 2014

Lampiran


Tabel 1: Peringkat Peserta Seleksi PPAN Tahap 2 Se-Propinsi Kep. Bangka Belitung

    A. Laki-Laki 

Peringkat
NamaPeserta
Asal Kabupaten / Kota
Nilai
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
Najmul Fajri Usman
Jefrieranda
Zumaro
Eko Apriyansyah
Yudi Pranata
Al Fajri
Isnanda Saputra
ZeliSidi
Anas Tinton Saputra
Yusuf Setiawan Putra
Wira Tri Barkah
Sapitra
YudaSaputra
Andy Fitrianto
Posman
DickyYozar
Hepiska Franatagola
Dezza Antasari
Taufan Setiawan
Syafri Rahman
Ivan Gioffani
Tomisah
Muhammad Lili Subrata
Deddy Sukma
Muslimin Siddik
Edo Rizkia Putra
IchsanTaruma Negara
Aleo Saputra
Hernawan
Pangkalpinang
Pangkalpinang
Bangka Barat
Pangkalpinang
Bangka
Bangka
Pangkalpinang
Pangkalpinang
Belitung Timur
Bangka
Belitung
Bangka Tengah
Bangka
Belitung
Bangka
Belitung Timur
Belitung
Pangkalpinang
Bangka Barat
Pangkalpinang
Belitung
Pangkalpinang
Belitung
Pangkalpinang
Bangka Barat
Bangka Barat
Pangkalpinang
Bangka
Belitung
676
613
611
579
564
481
467
451
449
446
413
394
388
371
346
336
335
311
310
306
302
289
275
271
242
233
225
209
183

   B. Perempuan 

Peringkat
NamaPeserta
Asal Kabupaten / Kota
Nilai
1
2
3
4
5
6
7
8
9
10
11
12
13
14
15
16
17
18
19
20
21
22
23
24
25
26
27
28
29
30
31
32
33
34
Primalita
Nurul Fatia Jannah
Pebriyanti*
Anisah
Selfia
Nur Indah
IsmaZu
Widya Handini
Disa Natasia
Parahita Nindi
Hellisa
Ghaida Roshuna
Merry Agustian*
DestyYani
Yola
Yeyen Despia
Tiara Rusnanda Putri
Sarah Azzahra
Kharunia Rachman
Oktaviyanti
Novela Prasayu
Ferawati
Stefanie
Dita Nurtjahya
Feronica Fortunata
Isfarina
Nafesa Islah
Rahma Arinda
Anggun Dayona
Lusi Fitriani
Feni Yanuariza
Yuanna Lestari
Rizka Miza Saputri
Wulandari
Bangka
Bangka
Belitung
Pangkalpinang
Belitung
Belitung
Pangkalpinang
Bangka
Bangka
Pangkalpinang
Belitung
Pangkalpinang
Bangka Tengah
Pangkalpinang
Belitung
Bangka Barat
Bangka
Pangkalpinang
Bangka Tengah
Belitung
Pangkalpinang
Bangka
Belitung
Bangka
Belitung
Bangka
Pangkalpinang
Pangkalpinang
Pangkalpinang
Pangkalpinang
Belitung Timur
Belitung
Pangkalpinang
Pangkalpinang
664
553
467
464
463
456
454
446
417
414
400
380
356
329
329
329
325
324
319
317
316
296
290
284
283
283
280
273
273
268
201
190
151
129

* Peserta mengundurkan diri

Tabel 2: Daftar Peserta Yang Dinyatakan LULUS ke Seleksi PPAN Tahap final dan karantina berdasarkan quota per-Kabupaten/Kota

Kabupaten / Kota
Laki – laki
Perempuan
Pangkalpinang
1.      Najmul Fajri
2.      Jefri Eranda
3.      Eko Apriyansyah
1.      Anisah
2.      IsmaZu
Bangka
1.      Yudi Pranata
2.      Al Fajri
3.      Yusuf Setiawan Putra
1.      Primalita
2.      Nurul Fatia Jannah
Belitung
1.      Wira Tri Barkah
2.      Andy Fitrianto
3.      Hepiska Franatagola
1.      SelfiaTipani
2.      Nur Indah
Bangka Barat
1.      Zumaro
2.      Taufan Setiawan
3.       –
1.      Yeyen Despia
2.       –
Bangka Tengah
1.      Sapitra
2.       –
3.       –
1.     Kharunia Rachman  
2.      –
Belitung Timur
1.      Anas Tinton Saputra
2.      DickyYozar
3.       –
1.       –
2.       –
Bangka Selatan
1.       –
2.       –
3.       –
1.    – 
2.     –

Tabel 3: Daftar Peserta Waiting List/WILD CARD

LAKI – LAKI
PEREMPUAN
Peringkat
NamaPeserta
Peringkat
NamaPeserta
1
2
3
4
5
6
7
Isnanda Saputra
Zeli Sidi
Yuda Saputra
Posman
Dezza Antasari
Syafri Rahman
Ivan Giofanni
1
2
3
4
5
Widya Handini
Disa Natasia
Parahita Nindi
Hellisa
Ghaida Roshuna

PPAN 2014 : Administration Screening Results II

This year we opened two term of application. For those who submit application by March 12-20 2014 (TERM 2), we have reviewed your application. Here we announce the list of candidates who passed administration screening TERM 2. If your name was listed below, you can go to second step of selection. We have mailed you information about second phase selection. There will be instruction about the next step. But, If you do not receive any e-mail from ppanbabel[at]yahoo.com account, please let us know as soon as possible by contacting this number 081929584820. Here are the name of applicants who passed administration screening TERM 2 (random order) :

Male
1. Edo Rizkia Putra (Kab. Bangka Barat)
2. Hernawan (Kab. Belitung)
3. Muslimin (Kab. Bangka Barat)
4. Muhamad Lili Subrata (Kab. Belitung)
5. Aleo Saputra (Kab. Bangka)
6. Zumaro (Kab. Bangka Barat)

Female
1. Fransiska Dekarta (Kab. Belitung)
2. Berta Yurezka (Kab. Belitung)
3. Kharunia Rachmah (Kab. Bangka Tengah)
4. Feni Yanuariza (Kab. Belitung Timur)
5. Disa natasia (Kab. Bangka)
6. Setfanie (Kab. Belitung)
7. Yeyen Despia (Kab. Bangka Barat)
8. Desty Yani (Kota Pangkalpinang)
9. Novela Parasayu (Kota Pangkalpinang)

PPAN 2014 : Administration Screening Results

Based on meeting with Dispora Babel we would like to announce some information :
  1. This year Dispora Babel have two final selections for PPAN that will be held on March and April in Pangkalpinang. Today we decided that all applicants from online application will not be recommended on March Final Selection ( March 17-19, 2014). They, including SSEAYP, ICYEP, IMYEP, IKYEP, AIYEP applicants, will be considered for final selection on April. The fix date will be published soon. One of the reason of this decision is because we need to give second step to observe applicants qualification before deciding the finalists.
  2. For those who submit application by March 11 2014 (TERM 1), we have reviewed your application. Today we have the list of candidates who passed administration screening so far and we decided to announce their names as soon as possible, so they can go to second step of selection. For those whose names are on the list, please kindly check your email on March 15. We have sent you information about second phase selection but remember all information that we give is confidential. Please kindly keep it for yourself. There will be instruction about the next step. If your name is not in the list, it’s because your application is not complete, so we encourage you to revise your application during TERM 2. Feel free to ask committee about it.
  3. For those who are still working with your application, your chance is open till March 20, 2014 (TERM 2). The name of applicants in TERM 2 will be announced on March 22, 2014.
If your name is on the list below, but does not receive any e-mail from ppanbabel[at]yahoo.com account, please let us know as soon as possible by contacting this number 081929584820.
Here are the name of applicants who passed administration screening (random order) :
Male
  1. Dalis (Kab Bangka)
  2. Tomisah (Kota Pangkalpinang)
  3. Yudi Pranata (Kab Bangka)
  4. Zeli Sidi (Kota Pangkalpinang)
  5. Najmul Fajri Usman (Kota Pangkalpinang)
  6. Sapitra (Kab Bangka Tengah)
  7. Isnanda Saputra (Kota Pangkalpinang)
  8. Dezza Antasari (Kota Pangkalpinang)
  9. Deddy Sukma (Kota Pangkalpinang)
  10. Eko Apriyansyah  (Kota Pangkalpinang)
  11. Yuda Saputra (Kab Bangka)
  12. Al Fajri (Kab Bangka)
  13. Syafri Rahman (Kota Pangkalpinang)
  14. Hepiska Franatagola (Kab Belitung)
  15. Andy Fitrianto (Kab Belitung)
  16. Anas Tinton Saputra (Kab Belitung Timur)
  17. Ivan Giofanni (Kab Belitung)
  18. Wira Tri Barkah (Kab Belitung)
  19. M. Rizki (Kab Bangka Tengah)
  20. Posman (Kab Bangka)
  21. Randi Syafutra (Kota Pangkalpinang)
  22. Yusuf Setiawan Putra (Kabupaten Bangka)
  23. Taufan Setiawan (Kab Bangka Barat)
  24. Dicky Yozar (Kab Belitung)
  25. Ichsan Taruma Negara (Kota Pangkalpinang)
  26. Jefri Eranda (Kota Pangkalpinang)
Female
  1. Parahita Nindi (Kota Pangkalpinang)
  2. Widya Handini (Kab Bangka)
  3. Selfia (Kab Belitung)
  4. Nur Indah (Kab Belitung)
  5. Isma Zu (Kota Pangkalpinang)
  6. Primalita (Kab Bangka)
  7. Hellisa (Kab Belitung)
  8. Pebriayanti  (Kab Belitung)
  9. Merry Agustian (Kab Bangka Tengah)
  10. Oktaviyanti  (Kab Belitung)
  11. Nurul Fatia Jannah (Kab Bangka)
  12. Yola (Kab Belitung)
  13. Nafesa Islah (Kota Pangkalpinang)
  14. Lusi Fitriani (Kota Pangkalpinang)
  15. Rahma Arinda (Kota Pangkalpinang)
  16. Ferawati (Kab Bangka)
  17. Ghaida Roshuna (Kota Pangkalpinang)
  18. Dita Nurtjahya (Kab Bangka)
  19. Sarah Azzahra (Kota Pangkalpinang)
  20. Feronica Fortunata (Kab Belitung)
  21. Anggun Dayona (Kota Pangkalpinang)
  22. Anisah (Kota Pangkalpinang)
  23. Isfarina (Kab Bangka)
  24. Rizka Miza Saputri (Kota Pangkalpinang)
  25. Yuanna Lestari (Kab Belitung)
  26. Wulandari (Kota Pangkalpinang)
  27. Tiara Rusnanda Putri (Kab Bangka)
  28. Yusi Nurliyanti Pratami (Kota Pangkalpinang)

Tips: Sukses Seleksi PPAN, Bagaimana? (Part 1)

Oleh: Edwinnata Bustami

Flyer credit to Bella Baroqah*

Sejak dari satu bulan lalu hingga saat ini PCMI seluruh Indonesia masih gencar-gencarnya mempromosikan Seleksi Pertukaran Pemuda Antar Negara (PPAN) 2014. Dalam seleksi ini tentu terdapat kompetisi. Pasti ada banyak diantara kamu yang pernah mengikuti kompetisi olimpiade sains atau lomba cerdas cermat di bangku sekolah atau di universitas atau perguruan tinggi dulu. Dalam lomba-lomba sejenis ini, kamu haruslah pintar menjawab pertanyaan dengan cepat dan tepat. Siapa yang paling banyak menjawab pertanyaan dengan benar, lalu mendapat skor tertinggi maka dia-lah yang menang.

Sayangnya, itu tak terjadi di seleksi PPAN ini. Seleksi ini bukan sekedar tentang kepiawaian menjawab pertanyaan lalu menjadi pemenang. Sekedar pintar, berwawasan luas, prestatif, aktif organisasi, bahasa Inggris cas cis cus, tidak cukup untuk meloloskan diri kamu dalam seleksi ini. Jika penyelenggara seleksi ini sekedar menderetkan nilai atau skor yang diperoleh peserta dari tes-tes yang ada seperti Bahasa Inggris, psiko tes dll, maka siapapun bisa melakukannya, tak perlu PCMI, tak perlu seleksi nasional, tak perlu PDT, tak perlu KEMENPORA RI memantau, tak perlu ada rakor nasional yang membahas PPAN. Seleksi ini sepertinya lebih rumit dari itu.

Melalui seleksi ini, someone’s life is going to change. Karena tugas ini tak sederhana, maka alumni program yang ditunjuk oleh pemerintah melalui KEMENPORA RI atau/dan Dispora, akan membantu para peserta untuk menggali potensi dan mengeksplor kepribadian mereka dalam seleksi PPAN. Alumni program itu they have been there and know every single things about it. Maka yang dicari bukan hanya yang paling hebat dan terpintar, melainkan pemuda yang pas untuk setiap program yang tentunya memenuhi kriteria. Yang perlu kamu ketahui adalah para alumni atau komite bukan judge melainkan orang yang lebih dahulu ikut program lalu membantumu untuk mengeksplor diri selama seleksi. Para alumni ini tak hanya sendiri, mereka didampingi oleh para professional yang menangani psiko tes dan tes Bahasa Inggris. Dua pihak ini bersama Dispora Propinsi akan merundingkan nominasi kandidat terpilih bersama-sama.
Nah, pada kesempatan kali ini, PCMI Babel ingin berbagi beberapa hal penting agar bisa membantu persiapan kamu mengikuti seleksi PPAN Babel.

LURUSKAN NIAT

Meluruskan niat adalah hal yang pertama yang harus dilakukan. Niatkan untuk ibadah karena Tuhan YME. Dalam setiap kompetisi, setiap peserta hendaknya menyadari sepenuhnya bahwa hal itu bukan lah sesempit urusan menjadi pemenang. Ada banyak hal-hal positif yang mungkin bisa kamu dapatkan seperti silaturahmi dengan mendapat teman baru dan memperoleh pengalaman baru dari setiap peserta yang ditemui dalam proses seleksi. Dengan niat tersebut segala aktivitas yang kamu lakukan akan memberikan feedback positif untuk hidup kamu. Yakinlah bahwa niat yang lurus pula seakan memudahan berbagai kesulitan yang akan dihadapi nanti.

MENCARI INFORMASI dan MEMPERSIAPKAN BERKAS

Carilah informasi sebanyak-banyaknya tentang program dari internet dan alumni. Informasi program bukan sekedar negara yang dikunjungi, namun juga konten program. PPAN tak melulu soal negara yang akan dikunjungi, melainkan juga komposisi program masing-masing. Hal ini akan memudahkan kamu mengetahui kesesuaian program dengan potensi diri dan passionmu, sehingga ketika seleksi kamu sudah memiliki gambaran memadai tentang hal-hal yang harusnya dapat dioptimalkan.
Update juga informasi pendaftaran dan catat deadlinenya. Jangan menunda-nunda untuk mempersiapkan berkas dan mengisi form. Jika dilakukan dengan semangat, maka kamu tak memerlukan waktu satu jam untuk mengisi form aplikasi.

MENULIS ESAI 


Bagian ini salah satu yang terpenting. Menulis esai tak jauh berbeda dengan bercerita tentang diri kamu pada seorang teman. Di sini, komite seleksi memberimu kesempatan untuk menjelaskan latar belakangmu mulai dari riwayat pendidikan, kepribadian, potensi dan prestasi yang kamu miliki. Salah satu kesalahan umum yang sering dilakukan dalam penulisan esai adalah, kebanyakan applicants akan menulis 100 persen hanya tentang kelebihannya. Namun demikian bukan berarti juga harus memuat seluruh keburukan kamu koq. Di sini, kamu juga bisa menjelaskan hal-hal yang masih perlu dikembangkan lagi dalam dirimu dan hal tersebut dapat dikembangkan menjadi salah satu alasan kamu ingin ikut program ini. Di seleksi PPAN ini alasan seseorang direkomendasikan, tidak melulu karena kelebihan dan kehebatannya loh, tapi bisa juga seseorang dipilih setelah komite tahu ada potensi dalam dirinya yang masih perlu ditingkatkan, dan PPAN menjadi salah satu tempat yang layak dan pas baginya untuk berkembang.

SELEKSI TAHAP DUA
Setelah seleksi administrasi, biasanya ada tahapan seleksi lanjutan sebelum ke final. Namun dalam kondisi tertentu tahapan ini bisa dihilangkan. Jika diadakan, peserta akan diberikan tugas, misalnya membuat karya tulis, portofolio atau project plan. Tipsnya adalah mengikuti instruksi yang diberikan komite terkait tugas tersebut. Selain itu penting untuk meninjau ulang tugas yang telah dibuat. Jika itu dalam bentuk karya tulis maka, sisakan waktu 1 hari sebelum mengumpulkan, agar bisa memeriksa kembali konten dan penulisannya, bahasa kerennya disebut editing . Biasanya pada saat memeriksa kembali, kamu akan mendapat ide untuk menyempurnakan tulisanmu.

Di bagian ini, komite seleksi akan membagi tugas menjadi dua tim yakni tim administrasi (admin) dan tim penilai. Tim admin akan mensortir file karya tulis peserta. Mereka akan menghapus nama peserta yang tertera dalam file karya tulis tersebut dan menggatinya hanya dengan nomor urut peserta. Rekapan karya tulis ini selanjutnya diperiksa oleh tim penilai. Tim penilai tidak akan bisa mengenali pemilik karya tulis karena hanya tertera nomor urut setelah namanya dihapuskan oleh tim admin. Skor yang didapat dari tim penilai akan diberikan pada tim admin untuk kemudian disesuaikan dengan data nomor dan nama peserta pada tim admin saat mengkalkulasi skor. Tujuanya adalah membuat seleksi semakin kompetitif.

SELEKSI AKHIR


Jika lulus seleksi tahap dua, para peserta akan diundang pada seleksi akhir yang diselenggarakan 2 hingga 3 hari di Pangkalpinang. Untuk Prop. Kep Babel tahap akhir seleksi PPAN akan diadakan bersamaan pada April nanti. Di sini -lah kamu diberikan kesempatan untuk mengeksplor diri kamu melalui beberapa aktifitas berikut:

1. FOKUS GRUP DISKUSI

Penting bagi kamu mengupgrade wawasan tentang isu-isu aktual yang sedang terjadi. Dalam FGD biasanya peserta akan diberi studi kasus yang diambil dari isu daerah, nasional ataupun internasional. Misal pada tahun lalu FGD mengangkat topik tentang Kapal Hisap, Miss World dan Nuclear Power Plan. Di dalam FGD, kamu diberikan kesempatan untuk: a) berdiskusi dalam kelompok, b) menjelaskan pengetahuanmu tentang isu tersebut, c) menyampaikan pendapatmu tentang isu tersebut dan merespon pendapat lain, d) menjadi pendengar yang baik dan saling menghormati/respect.

2. MENGHADAPI INTERVIEW

Interview adalah bagian yang mungkin bisa menjadi momen menegangkan bagi peserta. Interview ini melibatkan anggota komite yang terdiri dari beberapa orang. Melalui interview ini, komite akan langsung berinteraksi dengan peserta dan menggali lebih dalam kepribadian, cara berkomunikasi dan potensinya. Biasanya tekanan di interview ini sangat lah besar. Bahkan di beberapa propinsi ada cerita peserta yang sampai menangis setelah keluar dari ruang interview dan hal tersebut beebrapa kali terjadi pula di seleksi PPAN Babel. MENGERIKAN? Belum tentu.

Tekanan yang mungkin kamu rasakan dari komite melalui serbuan pertanyaan, ditambah dengan intonasi bertanya yang mungkin beragam, akan membuat kamu merespon. Respon tersebut akan menjadi tolak ukur bagi komite untuk melihat lebih dalam bagaimana kamu merespon situasi dalam tekanan. Tekanan yang mungkin kamu rasakan di seleksi itu belum ada apa-apanya dibanding dengan tekanan yang mungkin akan dirasakan jika kamu terpilih dan manjalankan persiapan program. Contohnya di SSEAYP saja, setelah terpilih para kandidat akan menjalani beberapa training dimulai dari training regional, training SII-alumni, training persiapan PDT, dan PDT (Pre-Derparture Training). Jika diinterview saja kamu sudah merasa tertekan, komite akan berfikir bagaimana bisa kamu layak dipilih untuk ikut program dengan persiapannya yang tak sedikit dan sederhana itu.

Tips untuk menghadapi interview adalah 1). Pelajari kemungkinan pertanyaan yang akan diajukan. Biasanya pertanyaan adalah seputar apa yang kamu utarakan dalam esai dan formulir aplikasi. Maka jangan ragu untuk mulai latihan atau melakukan rekonstruksi di depan cermin untuk menjwab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin muncul itu. 2). Tak hanya kata-kata, intonasi dan mimik muka juga menjadi hal yang penting dalam interview. Biar ga nervous, buat suasana menjadi santai dengan mengobrol dengan peserta lain dan melakukan aktifitas yang membahagiakan sebelum masuk ke ruang interview.

(to be continued)
*Penulis adalah Alumni SSEAYP 2011

Open Application PPAN 2014 -Extended-

This year, we have accepted a higher number of application than last year. Due to requests that comes to committee about application extension, we decide to re-open application from March 13-20 2014. It aims to give more opportunity for those who have interest in ICYEP, IMYEP, AIYEP and IKYEP. Unfortunately, We closed application for SSEAYP because we’re going to announce the finalist on Friday 14th March 2014. The final phase of SSEAYP selection will be held on March 17-19 2014 in Pangkalpinang. The rest will have final phases on this April in Pangkalpinang. Committee will provide accommodation for final phase selections of all programs.  Looking forward to seeing you in Pangkalpinang. 
If you want to find out Open Application Instruction, click on this link.

For those who have sent application before but still want to revise your application including essay, this is your time !

Shinkansen, Sang Kereta Peluru (Part 1)


Oleh: Edwinnata Bustami

Apakah kamu tahu kalau di dunia ini ada kereta yang melaju tanpa menyentuh bumi? Yup! Kereta itu adalah Shinkansen. Shinkansen atau yang juga dikenal sebagai kereta peluru adalah kereta tercepat yang pernah ditemukan oleh Jepang beberapa tahun silam. Dengan memanfaatkan gaya magnet, kereta ini melaju tanpa menyentuh rel alias mengambang di udara karena terjadi gaya tolak menolak antara kereta dan rel. Hal ini-lah yang membuat Shinkansen bisa melaju dengan kecepatan maksimal mencapai 300km/jam. Dengan Shinkansen, jarak Jakarta-Surabaya bisa ditempuh dalam waktu tak lebih dari 4 jam. Meski begitu cepat, minimnya gesekanyang terjadi membuat siapapun yang berada di dalamnya akan tetap merasa nyaman tanpa ada goncangan atau pun suara gesekan mesin yang biasanya terjadi pada kereta commuter line di Jabodetabek.

Sejak pertama kali melihat berita Shinkasen di TV, sebagai pencinta sains dan teknologi, saya terkagum-kagum dan penasaran. Saya benar-benar penasaran. Hebat betul orang Jepang ini bikin teknologi kereta mengambang di udara seperti ini. Kira-kira bagaimana ya rasanya berada di kereta dengan kecepatan 300km/jam?”, begitu fikiran saya kala itu.
Dalam hidup yang singkat dan tak tahu akan berakhir kapan, saya sering termotivasi dengan penemuan-penemuan sains dan teknologi.  Tuhan,melalui tangan-tangan ilmuan di Jepang, telah menciptakan sesuatu yang sekeren Shinkansen. Sayang sekali bila kita tidak menjadi bagian dari ciptaanNya itu. Jika kita tidak bisa menjadi bagian dari ilmuan yang menemukan Shinnkansen, maka kita masih bisa menjadi bagian dalam bentuk lain, yakni pengguna penemuan itu. Saya ingin naik Shinkansen!
Mungkin saya tak sekreatif para ilmuan yang menemukan inovasi Shinkansen, tapi penemuan tersebut harus memaksa saya menjadi kreatif. Impian untuk naik Shinkansen, membuat saya kreatif untuk berusaha mewujudkannya. Tak butuh waktu terlalu lama, kira-kira 3 tahun setelah saya pertama kali mendengar berita Shinkansen itu, impian saya sudah sangat dekat dengan kenyataan. Saat itu, saya sedikit tidak percaya jika saya sedang berada di Stasiun Tokyo, stasiun terbesar dan tersibuk di Jepang. Sementara itu, di depan saya terdapt lintasan Shinkansen yang melayani rute ke beberapa kota di Pulau Honsu.
Beberapa Shinkansen dengan bentuk dan kombinasi cat yang keren sudah berjejer menunggu penumpang masuk.  Saya tiba-tiba juga merasa keren sebagai anak kampung yangakan menaiki salah satu dari Shinkansen itu. Lebih keren lagi, saat itu saya tidak berpergian sendiri melainkan bersama 28 pemuda pilihan dari Jepang dan negara anggota ASEAN.
Tiga puluh pemuda ini tergabung dalam satu kelompok Solidarity Grup atau SG. Selain kami, masih ada 9 SG lainnya yang kira-kira melakukan hal yang sama, berkumpul menunggu keberangkatan ke salah satu Perfecture di Jepang. Masing-masing SG dinamai dengan alfabets dari A sampai K, dan SG kami adalah SG J. SG J akan bertolak ke Perfecture Kobe untuk mengikuti agenda Country Program di Jepang. Di sana kami akan tinggal selama 5 hari. Melengkapi kekerenan ini, kami yang dikelompokan ke dalam 11 SG ini adalah Young Ambassador of Good Will dalam The 38th Ship for Southeast Asian Youth Program (SSEAYP). Kami adalah Duta Muda pembawa misi persahabatan antara Jepang dan negara anggota ASEAN.
“PY’s, please proceed to train!” seorang admin memberi pengumuman. Admin adalah sebutan untuk panitia yang ditunjuk Pemerintah Jepang sebagai penyelenggara SSEAYP. Jumlahnya kira-kira 35  orang. Oleh para Admin ini, para peserta SSEAYP dinamai Participating Youth atau disingkat PYs.
“Ini toh yang namanya Shinkansen, apik tenan rek!” Amel dengan medok Jawa Timurnya terkagum-kagum ketika menginjakkan langkah pertamanya di dalam kabin.
“Dwin, Dwin, duduk di sini aja, biar nanti bisa ngeliat Gunung Fuji” Dara meraih tangan kanan saya.
Kerennya lagi, tempat duduk dalam Shinkansen ini bisa diatur berhadap-hadapan antara dua row kursi. Satu row bisa diisi tiga orang. Di sebelah saya ada Dara yang duduk di sisi jendela, berhadapan dengan Amel. Saya dan dua gadis cantik itu sama-sama tergabung dalam Kontingen Indonesia. Di jajaran kursi kami juga duduk seorang Japan PYs bernama Sakura, Singapore PYs bernama Ant dan Vietnam PYs bernama Cherry. Detik-detik awal perjalanan menuju Kobe dengan Shinkansen pun dimulai.
(to be continued)

*Penulis adalah delegasi SSEAYP 2011

OPEN APLICATION PPAN 2014

PCMI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG cooperates with Dispora Bangka Belitung Province will conduct the Regional Selection Phases for International Youth Exchange Program 2014.

There will be 3 phases as follow :

  1. Administration/ Documents Selection 
  2. Program orientation
  3. Final Phase 

The quota of this year :

Indonesia-Canada Youth Exchange Program (PPIK) – 1 Female
Indonesia-Australia Youth Exchange Program (PPIA) – 1 Male
Indonesia-Malaysia Youth Exchange Program (PPIM) – 1 Female 
Indonesia-South Korea Youth Exchange Program (PPIKS) – 1 Male
Ship for South East Asian Youth Program (SSEAYP/KPA) – 1 Male


General Eligibility: 

1. Indonesian citizen and listed as resident of Bangka Belitung Province
2. Participant’s Age for each program :

  • Indonesia-Canada Youth Exchange Program (PPIK) : 18-23 years old
  • Indonesia-Australia Youth Exchange Program (PPIA) : 20-25 years old
  • Indonesia-Malaysia Youth Exchange Program (PPIM) : 23-27 years old
  • Indonesia-South Korea Youth Exchange Program (PPIKS) : 18-24 years old
  • Ship for South East Asian Youth Program (SSEAYP/ KPA) : 20-30 years old 

    3. Physically and mentally healthy
    4. Minimum education required: SMA/SLTA or equivalent
    5. Unmarried
    6. Having strong interest, commitment and experience of youth empowerment, volunteering, art and culture
    7. Having a broad view of local/regional, national, and international issues
    8. Active in English both verbal and written (Minimum TOEFL score: 450 or equivalent)
    9. Never participated in any international youth exchange under the sponsorship of Ministry of National Education and/or Ministry of Youth and Sports of Republic of Indonesia.

    Administrative Requirement :

    • Completed registration form (Open this link and then press CTRL+S to download the document or you can download from this link)
    • ID card (KTP)
    • The most recent academic diploma (SLTA/College/University)
    • Essay (detail explanation written on form)
    • Personal CV
    • English proficiency test result (TOEFL/IELTS/TOEIC) -(if available)
    • Copy of other supporting documents/credentials

    All requirement documents have to be scanned (maximum 2 MB) and sent to ppanbabel@yahoo.com in .pdf format, then confirm to this number : 081929584820 if you have sent the documents.

    THE DEADLINE of Administration Selection : March 11, 2014

    Please kindly note that there are 6 aspects that will be mostly assessed if you join the selection:
    1. Personality aspect
    2. Psychological aspect
    3. English skill aspect
    4. Communication aspect
    5. Art and Cultural skills Aspect
    6. Academic Aspect

    For further information, please contact:

    Email : ppanbabel@yahoo.com
    pcmibabel2@gmail.com
    FB : Pcmi Bangka–Belitung

    Join and Follow us :

    Open Group FB : PCMI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
    Twitter : @pcmibabel
    Blog : http://pcmibabel.blogspot.com

    SSEAYP : Persahabatan antar 11 Negara

    ca87e-sseaypProgram Kapal Pemuda Asia Tenggara atau yang lebih dikenal sebagai Ship for South East Asia Youth Program (SSEAYP) merupakan program pertukaran pemuda antar negara-negara ASEAN dan Jepang yang dilaksanakan berdasarkan Joint Statements atau Keputusan Bersama yang dikeluarkan pada tahun 1974 antara pemerintah Jepang, Indonesia, Malaysia, Singapura, Filipina, dan Thailand. Seiring berkembangnya keanggotaan ASEAN, maka di tahun 1997 Brunei Darussalam, Kamboja, Vietnam, Myanmar, dan Laos telah bergabung di program ini. Program ini dikelola oleh negara-negara peserta program dan Jepang sebagai sponsor utama.

    Di Indonesia, program ini dilaksanakan di bawah koordinasi Kementrian Negara Pemuda dan Olahraga. Secara umum, program ini bertujuan untuk memperkuat jejaring (network), dan pemahaman antarbudaya (mutual understanding) di antara pemuda Asia Tenggara dan Jepang. Di samping itu, SSEAYP sendiri juga dimaksudkan untuk meningkatkan motivasi para pemuda serta memajukan kerjasama internasional melalui pelaksanaan berbagai kegiatan selama program serta meningkatkan kontribusi sosial di negara masing-masing setelah program.
    Peserta SSEAYP adalah Participating Youth (PYs) yang merupakan para pemuda berjumlah sekitar 340 peserta dari negara – negara ASEAN dan Jepang. Para pemuda pilihan ini melakukan pelayaran selama kurang lebih 52 dengan menggunakan kapal Fuji Maru atau Nipon Maru, mengunjungi Jepang dan beberapa negara di Asia Tenggara . Kegiatan SSEAYP secara umum dikelompokkan menjadi 2 komponen utama, yaitu: On board activities dan Country Program.
    ONBOARD ACTIVITES
    Di dalam Onborad Activities, berbgai kegiatan dijalankan oleh para PYs, diantaranya:
    Discussion Group: PYs akan dibagi dalam beberapa kelompok sesuai tema diskusi yang paling diminiati. Melalui kegiatan ini diharapkan peserta mampu menambah pengetahuan dengan saling berbagi informasi bersama peserta dari negara-negara lain.
    Solidarity Group Activities: PYs akan dikelompokkan dalam sebuah tim (disebut Solidarity Group, atau lebih dikenal sebagai SG) yang beranggotakan peserta program dari negara-negara yang berbeda. Mereka akan berbaur serta berinteraksi sambil melaksanakan serangkaian kegiatan selama kapal berlayar. Melalui kegiatan kelompok semacam ini peserta diharapkan dapat memperoleh wawasan serta pemahaman antarbudaya yang lebih kuat.
    Club Activities: Dalam kegiatan ini, perwakilan dari masing-masing negara peserta diberikan kesempatan untuk dapat saling berbagi pengetahuan kebudayaan (cultural knowledge) mereka dengan mengajarkan dan mempertunjukkan kepada peserta dari negara-negara lain. Melalui kegiatan ini pandangan peserta diharapkan dapat menjadi lebih luas dengan mengetahui berbagai bentuk aktualisasi kebudayaan bangsa-bangsa lain yang selama ini mungkin belum banyak terpaparkan.
    Pertunjukan dan Pameran Kebudayaan (Cultural Performance and Exhibition): Pada kegiatan ini setiap negara peserta program akan diberikan kesempatan untuk dapat menampilkan seluruh kekayaan khazanah kebudayaannya. Pertunjukan dilaksanakan di salah satu hall yang ada di Kapal Nipon Maru yang dinamakan Dolphin Hall. Kegiatan ini merupakan salah satu kegiatan favorit yang mendapatkan banyak perhatian dan sorotan. Meski peserta program bukan lah penampil profesional, namun tak berarti penampilan mereka hanyalah sekedar “apa adanya”. Latihan keras sebelum keberangkatan program di negara masing-masing akan menggembleng peserta untuk dapat memberikan penampilan terbaik bagi negaranya sekaligus kepada seluruh negara peserta program.
    COUNTRY PROGRAM
    Selain on board activities ada juga yang dinamakan Country Program. Country program dilaksanakan pada saat kapal berlabuh di negara-negara yang disinggahi. Kegiatan dalam Contry Program bentuknya cukup beragam, bergantung pada pengaturan (arrangement) oleh panitia lokal di negara yang disinggahi. Secara umum, sebuah Country Program akan mengambil bentuk-bentuk kegiatan antara lain sebagai berikut:
    Welcome Ceremony: Merupakan upacara penyambutan resmi saat kapal berlabuh dan seluruh peserta akan disambut oleh panitia lokal untuk selanjutnya menjalankan serangkaian aktivitas dalam Country Program.
    Courtesy Calls: Merupakan kunjungan kehormatan ke berbagai institusi pemerintah. Umumnya PYs ini akan berkunjung dan disambut secara resmi oleh kepala negara yang bersangkutan.
    Institutional Visits: PYs akan dibagi ke dalam beberapa kelompok, di mana masing-masing kelompok akan berkunjung ke berbagai institusi pemerintah maupun swasta serta beberapa tempat menarik lainnya (misalnya: studio televisi atau institusi media, universitas setempat serta sejumlah obyek wisata).
    Interaction with Local Youth: Sesuai namanya, kegiatan ini akan memberi kesempatan pada PYs akan berinteraksi dengan pemuda setempat di negara yang disinggahi dalam berbagai bentuk kegiatan, antara lain forum diskusi serta berbagai keterlibatan dalam kegiatan kepemudaan setempat lainnya.
    Homestay: Homestay merupakan bagian penting dalam rangka mempelajari budaya negara yang disinggahi. PYs akan tinggal bersama keluarga lokal di negara yang disinggahi. Kegiatan ini dimaksudkan untuk memberi kesempatan pada peserta program untuk dapat merasakan kehidupan sebagaimana layaknya masyarakat setempat. PYs akan diposisikan sebagai anggota keluarga di mana mereka akan ikut serta melaksanakan ritual harian sekaligus menjalankan berbagai kebiasaan setempat. Diharapkan melalui kegiatan ini PYs mampu mengembangkan kemampuan berinteraksi sosial lintas budaya yang lebih kuat sekaligus menanamkan nilai-nilai persahabatan dan perdamaian.
    Farewell dan Send-Off Ceremony: Sebagai penutup kegiatan Country Program, PYs akan dilepas dalam sebuah upacara perpisahan sekaligus pelepasan untuk kembali berlanjut berlayar.
    POST PROGRAM ACTIVITY/PPA
    PPA merupakan bagian yang tak terlepaskan dari SSEAYP. Setelah menyelesaikan program PYs diwajibkan melakukan PPA berupa program sosial jangka pendek, menengah dan panjang. PPA ini dilaporkan secara berkelanjutan dalam pertemuan-pertemuan negara peserta SSEAYP.
    Tertarik untuk menjadi bagian dari SSEAYP?
    Tahun ini PCMI Babel membuka pendaftaran seleksi regional SSEAYP 1-11 Maret. Informasi bisa dilihat di http://pcmibabel.blogspot.com
    follow @pcmibabel @KemenporaPPAN.

    Oleh : Sannaz Dilla dan Edwinnata Bustami